Saya penasaran dengan sistem operasi Windows 8. Sistem operasi
terbaru dari Microsoft ini tak hanya berjalan di komputer dan laptop,
tapi juga di server, tablet, dan netbook.
Namun memilih laptop, PC, atau netbook yang cocok dengan Windows 8 tidak lah mudah. Apalagi yang mendukung metode sentuh (touch screen) yang merupakan salah satu fitur Windows 8.
Saat datang ke acara Mega Bazaar 2013 yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center, setelah keliling-keliling, saya mampir ke booth Samsung.
Saya tertarik sama dua varian ultrabook Samsung, yaitu Samsung Series 5 Ultra dan Samsung Series 7 Ultra yang dipamerkan di booth Samsung yang terletak di lobi utama.
Saya kemudian mencoba-coba ultrabook ini dan mencoba membandingkan keduanya.
Samsung Series 5 memiliki beberapa varian. Di booth Samsung, saya melihat varian Samsung New Series 5 Ultra dan Samsung Series 5 Ultra Touch.
Bodi kedua tipe ultrabook ini terbuat dari bahan alumunium sehingga kokoh. Ukurannya pun tipis, kurang dari satu inci.
Bobot Samsung New Series 5 Ultra adalah 1,75 Kg sedangkan Samsung Series 5 Ultra Touch lebih ringan, 1,69 Kg.
Rasanya kedua ultrabook ini masih terlalu berat bila dibandingkan dengan netbook sejenis, yang rata-rata beratnya di bawah 1,5 Kg.
Bisa dimaklumi, Samsung New Series 5 Ultra masih menggunakan hardisk berkapasitas 500 GB, sedangkan Samsung Series 5 Touch dilengkapi dengan SSD (Solid State Disk) berkapasitas 24 GB.
Ukuran layar Samsung New Series 5 Ultra 14 inci, sedangkan Samsung Series 5 Ultra Touch satu inci kebih kecil, 13 inci.
Ukuran ini menurutku cukup ideal, tidak terlalu kecil, tidak terlalu besar. Apalagi untuk saya yang sering koding, ukuran 13-14 inci adalah ukuran yang pas.
Layar Samsung Series 5 Ultra Touch menggunakan layar sentuh multi-touch yang responnya cukup cepat. Layar sentuh ini mendukung multi-touch menggunakan sepuluh jari.
Ini sangat berguna kalau misal hendak zooming foto atau berpindah antar jendela aplikasi dengan cepat. Kedua layar ultrabook ini menggunakan teknologi LED yang mendukung kualitas HD (High Definition).
Samsung New Series 5 Ultra diperkuat oleh prosesor generasi kedua Intel i5 1,8 GHz sedangkan Samsung Series 5 Multi Touch ditenagai prosesor Intel i5 1,7 GHz.
Sayangnya memorinya hanya 4 GB, karena menurut pengalaman, sistem operasi 64 bit akan lebih lancar dan cepat dengan memori minimal 8 GB.
Kalau masih belum banyak aplikasi sih gak masalah, tapi kalo sudah digunakan bekerja dengan banyak multi tasking, kinerjanya mungkin akan menurun. Penggunaan SSD juga bisa membantu meningkatkan kinerja, karena sistem baca-tulis di SSD jauh lebih cepat dibandingkan dengan hardisk.
Masing-masing ultrabook memiliki 1 port USB 2.0, 2 port USB 3.0, pembaca multi SD card, port ethernet, port HDMI, webcam 1,3 MP HD, jack multimedia 3,5 mm, dan port mini VGA. Daya tahan baterai menurut penjaga booth, mampu 6-7 jam dalam posisi stand by.
Harga yang dijual saat pameran untuk Samsung New Series 5 Ultra adalah Rp 9.699.000 dan harga Samsung Series 5 Ultra Touch adalah Rp 10.499.000.
Di booth Samsung, saya hanya menemukan satu varian ultrabook seri 7, yaitu Samsung Series 7 Ultra.
Ketika saya bertanya kepada penjaga booth tentang seri 7 yang mendukung layar sentuh, dia bilang barangnya harus indent selama sekitar seminggu.
Sama seperti seri 5, Samsung Series 7 Ultrabook bodinya terbuat dari alumunium. Tapi masalah bobot, ultrabook ini lebih ringan dari saudaranya seri 5, yaitu 1,46 Kg.
Ukuran layar Samsung Series 7 Ultra 13,3 inci, menggunakan LED yang mendukung Full High Definition. Saya masih penasaran dengan versi layar sentuhnya.
Samsung Series 7 Ultra diperkuat oleh prosesor Intel i5 1,8 GHz dan memori 4 GB. Namun karena ultrabook ini menggunakan SSD berkapasitas 128 GB, performa ultrabook meski hanya memiliki memori 4 GB, sepertinya cukup terbantu oleh kecepatan SSD.
Samsung Series 7 Ultra memiliki 1 port USB 2.0, 2 port USB 3.0, pembaca multi SD card, port ethernet, port HDMI, webcam 1,3 MP HD, jack multimedia 3,5 mm, dan port mini VGA. Baterai diklaim tahan selama 8 jam saat posisi stand by.
Harga jual Samsung Series 7 Ultra saat pameran adalah Rp 11.990.000.
Sebenarnya saya ingin mencoba kenyamanan saat mengetik menggunakan keyboard,
melihat ketajaman layar saat menonton video HD, melihat detail foto,
namun karena barang pajangan saya tidak memiliki kesempatan lebih
banyak.
Samsung ultrabook seri 5 dan 7 adalah laptop jajaran kelas menengah ke atas. Performa dan kecepatan merupakan fitur yang ditawarkan produk ini.
Jika mencari laptop ringan dan tipis dan digunakan untuk kebutuhan multimedia, Samsung New Series 5 dan Samsung Series 7 Ultra merupakan pilihan yang cocok. Selain fitur Full HD, speaker yang digunakan adalah JBL, yang merupakan merk produk audio yang kualitasnya tak diragukan lagi.
Namun jika ingin lebih banyak melakukan interaksi dan akses cepat terhadap apliksi, Samsung Series 5 Ultra Touch (dan mungkin Samsung Series 7 Ultra Touch) adalah pilihan yang pantas. Ultrabook seri ini pun diklaim mampu melakukan booting hanya dalam waktu 2 detik.
Secara spesifikasi, Samsung seri 5 dan 7 tidak jauh berbeda. Perbedaan mencolok adalah pada penggunaan media penyimpan, yaitu hardisk pada Samsung seri 5 dan SSD pada Samsung seri 7.
Secara pribadi, saya lebih memilih Samsung Series 7 Ultra, karena ultrabook ini paling ringan dan menggunakan SSD. Namun, kapasitas dari ultrabook ini tidak banyak, hanya 128 GB. Terbatasnya kapasitas ini biasa diatasi dengan menyimpan data yang tak perlu (jarang diakses) ke hardisk eksternal atau mengunggah ke media penyimpanan cloud.
http://www.samsung.com/id/consumer/computers-printer/notebook-pc/ultra-portable/NP730U3E-S01ID?cid=id_seocompetion_ultrabook_2013
sumber : http://matriphe.com/2013/03/09/mencoba-samsung-series-5-ultra-dan-samsung-series-7-ultra.html
mencoba layar sentuh Samsung Series 5 Ultra Touch
Saat datang ke acara Mega Bazaar 2013 yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center, setelah keliling-keliling, saya mampir ke booth Samsung.
Saya tertarik sama dua varian ultrabook Samsung, yaitu Samsung Series 5 Ultra dan Samsung Series 7 Ultra yang dipamerkan di booth Samsung yang terletak di lobi utama.
Saya kemudian mencoba-coba ultrabook ini dan mencoba membandingkan keduanya.
Samsung Series 5 Ultra
Samsung Series 5 Ultra Touch
Bodi kedua tipe ultrabook ini terbuat dari bahan alumunium sehingga kokoh. Ukurannya pun tipis, kurang dari satu inci.
Bobot Samsung New Series 5 Ultra adalah 1,75 Kg sedangkan Samsung Series 5 Ultra Touch lebih ringan, 1,69 Kg.
Rasanya kedua ultrabook ini masih terlalu berat bila dibandingkan dengan netbook sejenis, yang rata-rata beratnya di bawah 1,5 Kg.
Bisa dimaklumi, Samsung New Series 5 Ultra masih menggunakan hardisk berkapasitas 500 GB, sedangkan Samsung Series 5 Touch dilengkapi dengan SSD (Solid State Disk) berkapasitas 24 GB.
Ukuran layar Samsung New Series 5 Ultra 14 inci, sedangkan Samsung Series 5 Ultra Touch satu inci kebih kecil, 13 inci.
Ukuran ini menurutku cukup ideal, tidak terlalu kecil, tidak terlalu besar. Apalagi untuk saya yang sering koding, ukuran 13-14 inci adalah ukuran yang pas.
layar sentuh Samsung Series 5 Ultra Touch
Ini sangat berguna kalau misal hendak zooming foto atau berpindah antar jendela aplikasi dengan cepat. Kedua layar ultrabook ini menggunakan teknologi LED yang mendukung kualitas HD (High Definition).
Samsung New Series 5 Ultra diperkuat oleh prosesor generasi kedua Intel i5 1,8 GHz sedangkan Samsung Series 5 Multi Touch ditenagai prosesor Intel i5 1,7 GHz.
Sayangnya memorinya hanya 4 GB, karena menurut pengalaman, sistem operasi 64 bit akan lebih lancar dan cepat dengan memori minimal 8 GB.
Kalau masih belum banyak aplikasi sih gak masalah, tapi kalo sudah digunakan bekerja dengan banyak multi tasking, kinerjanya mungkin akan menurun. Penggunaan SSD juga bisa membantu meningkatkan kinerja, karena sistem baca-tulis di SSD jauh lebih cepat dibandingkan dengan hardisk.
Masing-masing ultrabook memiliki 1 port USB 2.0, 2 port USB 3.0, pembaca multi SD card, port ethernet, port HDMI, webcam 1,3 MP HD, jack multimedia 3,5 mm, dan port mini VGA. Daya tahan baterai menurut penjaga booth, mampu 6-7 jam dalam posisi stand by.
Harga yang dijual saat pameran untuk Samsung New Series 5 Ultra adalah Rp 9.699.000 dan harga Samsung Series 5 Ultra Touch adalah Rp 10.499.000.
Samsung Series 7 Ultra
Samsung Series 7 Ultra
Ketika saya bertanya kepada penjaga booth tentang seri 7 yang mendukung layar sentuh, dia bilang barangnya harus indent selama sekitar seminggu.
Sama seperti seri 5, Samsung Series 7 Ultrabook bodinya terbuat dari alumunium. Tapi masalah bobot, ultrabook ini lebih ringan dari saudaranya seri 5, yaitu 1,46 Kg.
Ukuran layar Samsung Series 7 Ultra 13,3 inci, menggunakan LED yang mendukung Full High Definition. Saya masih penasaran dengan versi layar sentuhnya.
Samsung Series 7 Ultra diperkuat oleh prosesor Intel i5 1,8 GHz dan memori 4 GB. Namun karena ultrabook ini menggunakan SSD berkapasitas 128 GB, performa ultrabook meski hanya memiliki memori 4 GB, sepertinya cukup terbantu oleh kecepatan SSD.
Samsung Series 7 Ultra memiliki 1 port USB 2.0, 2 port USB 3.0, pembaca multi SD card, port ethernet, port HDMI, webcam 1,3 MP HD, jack multimedia 3,5 mm, dan port mini VGA. Baterai diklaim tahan selama 8 jam saat posisi stand by.
Harga jual Samsung Series 7 Ultra saat pameran adalah Rp 11.990.000.
Catatan dan Opini
Karena booth saat itu ramai pengunjung, saya tidak sempat mengeksplorasi secara maksimal.
booth Samsung di Mega Bazaar 2013
Samsung ultrabook seri 5 dan 7 adalah laptop jajaran kelas menengah ke atas. Performa dan kecepatan merupakan fitur yang ditawarkan produk ini.
Jika mencari laptop ringan dan tipis dan digunakan untuk kebutuhan multimedia, Samsung New Series 5 dan Samsung Series 7 Ultra merupakan pilihan yang cocok. Selain fitur Full HD, speaker yang digunakan adalah JBL, yang merupakan merk produk audio yang kualitasnya tak diragukan lagi.
Namun jika ingin lebih banyak melakukan interaksi dan akses cepat terhadap apliksi, Samsung Series 5 Ultra Touch (dan mungkin Samsung Series 7 Ultra Touch) adalah pilihan yang pantas. Ultrabook seri ini pun diklaim mampu melakukan booting hanya dalam waktu 2 detik.
Secara spesifikasi, Samsung seri 5 dan 7 tidak jauh berbeda. Perbedaan mencolok adalah pada penggunaan media penyimpan, yaitu hardisk pada Samsung seri 5 dan SSD pada Samsung seri 7.
Secara pribadi, saya lebih memilih Samsung Series 7 Ultra, karena ultrabook ini paling ringan dan menggunakan SSD. Namun, kapasitas dari ultrabook ini tidak banyak, hanya 128 GB. Terbatasnya kapasitas ini biasa diatasi dengan menyimpan data yang tak perlu (jarang diakses) ke hardisk eksternal atau mengunggah ke media penyimpanan cloud.
http://www.samsung.com/id/consumer/computers-printer/notebook-pc/ultra-portable/NP730U3E-S01ID?cid=id_seocompetion_ultrabook_2013
sumber : http://matriphe.com/2013/03/09/mencoba-samsung-series-5-ultra-dan-samsung-series-7-ultra.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar